Duel Lawan Persema Maju 3,5 Jam

MALANG - Pertandingan antara tuan rumah Persema Malang kontra Persijap Jepara di ajang Djarum Indonesia Super League dimajukan 3,5 jam.

Rencana semula, kick off berlangsung Minggu (28/3) pukul 19.00 diubah menjadi pukul 15.30. Selain perubahan jadwal itu, laga kandang Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini menjamu Sriwijaya FC juga maju, bahkan tiga hari, dari 4 April menjadi 1 April.

Majunya jadwal pertandingan menjamu Sriwijaya FC itu karena penyesuaian klub tersebut, yang mengikuti kompetisi AFC Cup.
’’Kami sudah mendapatkan pemberitahuan dan siap menyesuaikan diri untuk laga menjamu Sriwijaya FC,’’ kata wakil sekretaris tim Persijap, Nurjamil, kemarin.


Dengan majunya jadwal tersebut, persiapan Laskar Kalinyamat melawan tim berjuluk Laskar Wong Kito itu menjadi lebih pendek, hanya empat hari.

’’Meski makin pendek, masa persiapan itu tak terlalu buruk buat kami,’’ kata dia. Setelah partai melawan Sriwijaya, Persijap menjamu Persib Bandung pada 10 April.

Khusus majunya jadwal melawan tuan rumah Persema, sudah diberitahukan pada 25 Maret melalui surat resmi dari PT Liga Indonesia. Alasannya karena pada malam hari Stadion Gajayana akan menjadi tempat laga kandang Persema U-21 menjamu Persela Lamongan U-21. ’’Tidak ada pengaruh berarti buat kami atas perubahan itu,’’ lanjut Nurjamil.

Ambisi Besar

Persijap kembali berambisi besar untuk bisa menambah poin dalam lawatannya di Jatim pekan ini. Mereka berupaya meninggalkan kesalahan-kesalahan pada laga sebelumnya agar bisa bermain optimal melawan Persema.

Meski lawan baru saja kalah 1-2 dari tamunya Persela Lamongan, pelatih Persijap Junaidi menyatakan itu justru akan membawa atmosfer psikis yang baik buat tim tuan rumah.

’’Persema pasti belajar dari kekalahan itu, dan kami menjadi tim yang ditarget bisa dikalahkan,’’ kata Junaidi.

Pertandingan terakhir Persijap di Stadion Gajayana melawan Persema terjadi pada 2005. Saat itu Evaldo dan kawan-kawan kalah 0-2 pada putaran pertama Liga Indonesia saat sama-sama masih di Divisi Utama. Pada putaran kedua Tim Kota Ukir hanya bermain imbang 1-1 di Stadion Kamal Djunaidi.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada putaran pertama musim ini di Stadion Gelora Bumi Kartini, di mana Persijap menang 3-1 lewat dua gol Pablo Frances dan sebiji gol Johan Juansyah. Ketika itu Johan mencetak gol dalam debutnya bersama Persijap setelah membela timnas Indonesia pada SEA Games Laos 2009.

Junaidi mengatakan, kendati timnya kehilangan dua pilar, Phaitoon Thiabma dan Isdiantono, dia percaya pemain pengganti yang disiapkan, Johan dan Danan Puspito, bisa tampil optimal.

Para pemain Persijap kemarin belum bisa berlatih di lapangan sepak bola karena kesulitan mencari lapangan. Evaldo cs akhirnya berlatih di salah satu lapangan futsal di Malang.

’’Mau bagaimana lagi, anak-anak bermain futsal saja,’’ kata Junaidi. Sore hari mereka berlatih senam ringan di kompleks hotel penginapan, dan baru pagi ini mencoba lapangan Gajayana. (H15-40)
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar