Awas, Teror Mental!

  
JEPARA - Teror mental kemungkinan besar bakal dihadapi Persijap saat melakoni ajang Piala Indonesia, di Stadion Kanjuruhan Malang, 15-20 April ini. Bagaimana tidak, dari empat kontestan yang tergabung dalam satu grup bersama Persijap, sebanyak tiga tim di antaranya sama-sama berasal dari Jawa Timur. Mereka adalah Arema Indonesia, PSMP Mojokerto, dan Deltras Sidoarjo. Hanya Persijap yang berasal dari Jawa Tengah.

Dari segi dukungan penonton, ketiga tim di luar Persijap juga jelas lebih diuntungkan karena kedekatan letak geografis dengan arena pertandingan. So, kubu tim Kota Ukir perlu mewaspadai faktor nonteknis semacam ini.

Beruntung, Persijap tidak memiliki beban berlipat di ajang ini. Ini karena manajemen Persijap sejak awal tak mematok target khusus dalam keikutsertaan Persijap pada ajang Piala Indonesia.

''Kita tidak membebani tim dengan target khusus. Kita akan mengalir saja, kalau lolos ke babak berikutnya ya kita ikuti," kata manajer Persijap, Edy Sujatmiko.

Edy menambahkan, meski manajemen tak memberikan target khusus, namun untuk menambah motivasi bertanding para pemain, pihaknya tetap menyediakan bonus kemenangan. Bonus tersebut akan diambilkan dari match fee yang diperoleh tim ketika menang dalam pertandingan.

Dikatakan, seluruh match fee yang diberikan PT Liga Indonesia (LI) selaku pihak penyelenggara, akan diberikan kepada para pemain jika menang, seperti halnya yang dilakukan pada even serupa tahun sebelumnya.

Persijap sendiri kemarin telah bertolak dari Jepara menuju Malang pada pukul 08.00. Meski tidak membawa serta sejumlah pemainnya, pelatih Persijap Junaidi tetap optimistis para pemain mampu menunjukkan performa terbaiknya. Dia pun berharap Persijap bisa lolos ke babak berikutnya, meski dari pihak manajemen tidak membebani para pemain dengan target tertentu.

Sementara itu, terkait tidak diberangkatkannya gelandang asal Brasil Sergio Junior, Edy Sujatmiko menjelaskan bahwa di antara Junior dengan pelatih Junaidi sedang ada kekurangsepahaman. ''Kita sengaja mengistirahatkan Junior dulu karena kondisinya sedang tidak baik," katanya. Ketidakberangkatan Junior ke Malang, menurut Edy tidak akan banyak mengganggu kekuatan tim. Menurutnya, ada sejumlah pemain lain yang juga punya kualitas dan mampu menggantikan peran Junior di lini tengah. (cw5/aji)
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar